Panduan Dan Jenis Sholat Sunah


Sebagai seorang muslim, sholat lima waktu merupakan sebuah kewajiban. Di luar sholat lima waktu tersebut, terdapat sholat sunah yang bila dikerjakan akan menambah pahala dan menenangkan hati kita. Kali ini saya akan berbagi informasi tentang panduan sholat sunah, manfaat dan jenis-jenis sholat sunah.

panduan melaksanakan sholat sunah baik sendirian maupun berjamaah

Sholat sunah merupakan sholat dan amalan tambahan di luar kewajiban sholat lima waktu. Pengertian sholat sunah yaitu melakukan suatu kebaikan yang bukan merupakan kewajiban, dilakukan dengan ikhlas dan kerelaan hati. Sholat sunah ada yang dikerjakan sendirian dan ada juga yang dikerjakan berjamaah.

Manfaat Sholat Sunah:
  1. Menjadi amalan tambahan kelak di hari kiamat seandainya pada saat melaksanakan sholat lima waktu tidak sempurna.
  2. Mampu meninggikan derajat serta menghapus dosa, kesalahan dan terbukanya pintu sorga bersama Rasulullah SAW.
  3. Menimbulkan rasa cinta dan merupakan wujud syukur kepada Allah SWT dari hamba-Nya.
  4. Mendatangkan berkah, rejeki dan kebaikan saat dikerjakan di rumah, karena menjadikan rumahnya sebagai bagian dari sholatnya.
Jenis-Jenis Sholat Sunah sendirian:
  1. Sholat Rawatib; sholat sunah yang mengiringi sholat lima waktu, biasa dilakukan sebelum (qobliyah) dan sesudah (ba'diyah) sholat fardhu sebanyak dua atau empat rakaat.
  2. Sholat Dhuha; sholat sunnah yang dilakukan pagi hari mulai pukul 7 sampai jelang tengah hari, dilakukan sedikitnya dua rakaat dan sangat dianjurkan.
  3. Sholat Tahajjud; biasa disebut sholat malam (qiyamul lail) sesudah sholat Isya tanpa batasan rakaat dan sangat disarankan untuk menambah taqwa dan cinta kepada Allah SWT.
  4. Sholat Istikharah; dilakukan saat seeorang mempunyai persoalan atau kesulitan untuk memohon petunjuk dari Allah SWT, dilakukan sebanyak dua rakaat.
  5. Sholat Tasbih; sholat sunah empat rakaat yang di dalamnya membaca tasbih sebanyak 75 kali di setiap rakaatnya.
  6. Sholat Hajat; dikerjakan pada siang atau malam hari sebanyak dua rakaat, bertujuan agar semua keinginan dan harapan kita dikabulkan serta dimudahkan oleh Allah SWT.
  7. Sholat Taubat; dikerjakan sebanyak dua rakaat untuk memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.
  8. Sholat Wudhu; dilakukan sesudah mengambil air wudhu, bisa dilaksanakan dua atau empat rakaat.
  9. Sholat Tahiyyatul Masjid; disunahkan bila seseorang memasuki mesjid dan dilakukan dua rakaat sebelum duduk, sebagai adab bila memasuki masjid.
  10. Sholat Muthlak; tidak ditentukan waktu sholatnya dan jumlah rakaatnya, namun dilarang dilakukan sesudah sholat subuh sampai terbit matahari, sesudah sholat ashar sampai matahari terbenam dan saat siang hari (kecuali hari Jumat).
  11. Sholat Safar; dilakukan dua rakaat sebelum dan sesudah bepergian.
Jenis Sholat Sunah Berjamaah:
  1. Sholat Tarawih; yaitu sholat malam pada bulan Ramadhan, dilaksanakan delapan rakaat ditambah witir tiga rakaat.
  2. Sholat Witir; sholat sunah yang bilangan rakaatnya ganjil, minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat, biasanya dilaksanakan setelah sholat tahajjud atau tarawih.
  3. Sholat Hari Raya; dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha sebanyak dua rakaat, dilakukan sebelum khutbah.
  4. Sholat Istiqa; sholat untuk memohon hujan pada saat kemarau panjang, dilaksanakan sebanyak dua rakaat.
  5. Sholat Gerhana; dilakukan saat terjadi gerhana matahari atau bulan sebanyak dua rakaat, bisa dilakukan sendirian namun sebaiknya berjamaah.

jenis dan manfaat sholat sunah bagi kehidupan sehari-hari

Bila dikerjakan secara rutin, sholat sunnah dapat membentuk pribadi muslim yang sempurna dan akan mendatangkan berkah bila dilaksanakan di rumah. Semoga informasi ini berguna bagi kita semua.


Panduan Dan Jenis Sholat Sunah Panduan Dan Jenis Sholat Sunah Reviewed by Support on 12:30 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.