Antara TV Kabel Dan TV Satelit


TV Berlangganan (pay TV) sudah bukan hal yang baru di Indonesia. Konsumen pun punya banyak pilihan, mau yang menggunakan sistem kabel (cable tv) atau sistem siaran satelit (satellite tv). Kedua sistem mempunyai pangsa pasar yang sama, yaitu penikmat siaran TV berkualitas yang (umumnya) semua channel berasal dari luar negeri. Apa saja kelebihan dan kekurangan 2 sistem tersebut?

Menangkap siaran TV berlangganan menggunakan antena parabola mini.

Peralatan yang dibutuhkan.
Melalui TV kabel, biasanya peralatan yang dibutuhkan hanyalah alat penerima siaran digital (digital receiver). Sedangkan TV satelit selain membutuhkan receiver, juga harus menggunakan piringan antena (biasa disebut antena parabola).

Jangkauan siaran.
TV kabel hanya menjangkau area atau daerah tertentu, biasanya pada daerah perumahan dan kota besar saja. Itu pun selalu diawali dengan survey dahulu apakah daerah tersebut cocok dan banyak peminatnya. TV satelit menjangkau daerah terpencil, karena siaran satelit tidak mengenal blank spot.

Kualitas sinyal.
Sinyal yang dipancarkan TV kabel bisa analog dan digital karena daya tampung kabel yang terbatas, sedangkan TV satelit saat ini menggunakan sistem digital sehingga kualitas sinyal lebih jernih walaupun menggunakan antena parabola yang berukuran kecil.

Jumlah saluran.
300 channel sanggup disalurkan melalui TV kabel, namun tidak semua berkualitas baik (karena gabungan antara analog dan digital). TV satelit mampu memancarkan 250 channel dengan kualitas digital, dan bisa bertambah tergantung kapasitas transponder satelit.

Beberapa operator TV berlangganan di Indonesia, seperti Indovision, saat ini lebih banyak menggunakan satelit sebagai sarana memancarkan tayangannya. Dengan ukuran parabola mini dan menggunakan sistem S band, Indovision menggunakan satelit Indostar II yang berjarak lebih dekat dengan bumi dan menjangkau seluruh daerah terpencil di Indonesia. Di seluruh dunia siaran DTH (direct to home) ini semakin marak dipakai karena penggunaan satellite dish yang semakin ringan.

Namun apakah jika ingin menikmati siaran TV mancanegara harus berlangganan? Tidak juga! Channel yang ada di Indovision memang khusus ditujukan untuk pay TV, jadi di seluruh dunia pun jika ingin menikmati siaran TV seperti di Indovision memang harus membayar.

Cara mudah menikmati siaran TV luar negeri dengan gratis melalui satelit menggunakan antena parabola digital.

Tapi jika kamu mempunyai antena parabola digital (solid, karena jaring sudah jarang dipakai) masih bisa menikmati siaran TV luar negeri dengan gratis. Antena parabola solid berukuran 6 feet bisa menangkap kurang lebih 25 satelit yang membentang dari timur sampai ke barat wilayah Indonesia. Syaratnya antena parabola kamu dipasang rotator yang akan merubah arah antena sesuai posisi satelit yang kamu mau.

Saluran TV yang bisa diterima lumayan lengkap, mulai dari negara ASEAN sampai India, China, Arab dan Afrika. Sebagian acara (termasuk film hollywood) sudah didubbing (sulih suara) ke bahasa negara setempat, jadi jangan bingung. Siaran yang ada di daftar acara Indovision juga bisa ditangkap, namun tidak ada gambar dan suara alias diacak (scramble) yang artinya kita memang harus membayar ke operator pay TV lokal untuk bisa menikmatinya.

Situs yang menyajikan data terbaru lengkap mengenai TV satelit adalah Lyngsat. Situs ini wajib jadi panduan bagi para pecinta dan pemburu TV satelit gratis. Setiap hari ada saja TV baru yang bermunculan. Dan ingat satelit yang bisa diterima di Indonesia adalah hanya satelit yang ada di atas khatulistiwa. Dengan mengarahkan antena ke ujung timur dan barat Indonesia, semua satelit yang jangkauan (beam) siarannya masuk wilayah Indonesia dipastikan bisa kita terima.

Mau coba hobi baru ngoprek siaran satelit melalui antena parabola? Lumayan menyenangkan! Karena berbagai kesibukan, saya sudah mulai jarang berburu TV baru di satelit. Seru juga saat kita scanning sebuah satelit untuk mencari saluran baru, atau saat kita menggerakkan antena untuk menemukan satelit baru.

Jika gak mau repot, kamu bisa berlangganan TV satelit berbayar seperti Indovision. Beberapa channel memang bisa didapatkan gratis melalui satelit (seperti CCTV, Aljazeera dan Russia Today). Namun channel premium seperti Fox, Star World, AXN dan HBO tentunya hanya bisa didapatkan dari pay TV.

Mau berlangganan Indovision? Lengkapi formulir yang ada di www.indovisionline.com.

Antara TV Kabel Dan TV Satelit Antara TV Kabel Dan TV Satelit Reviewed by Support on 4:30 PM Rating: 5

2 comments:

kumpulan lowongan perusahaan bonafit said...

nice info gan..

Eddy Soewantoro Soemarmo said...

Informasi yang sangat menarik, menjelaskan info seputar ANTENA TV dan tv berlangganan, smoga pembaca web juga tertarik untuk mengetahui apa sich ANTENA TV RAKITAN - Antena Tv yang bagus itu?

Powered by Blogger.