.

Simak Artikel Populer, Menarik & Informatif Lainnya


10 Des 2010

Yang Serba Gratis Belum Tentu Manis

Siapa yang menolak jika mendapatkan barang gratis? Dalam dunia blogging misalnya, ada blog directory gratis sampai membuat blog gratis bisa dengan mudah dijumpai. Nah dalam dunia telekomunikasi, sms gratis, nelepon gratis bahkan akses internet gratis diumbar oleh operator seluler. Namun apakah semua gratisan itu sesuai dengan kualitas yang dijanjikan?

Semua operator seluler Indonesia, baik GSM maupun CDMA, berlomba menawarkan berbagai promosi dengan kata gratis, misalnya paket nelepon gratis, paket sms gratis sampai paket internet broadband gratis alias (katanya) unlimited. Kartu perdana dengan harga murah disebar ke pasaran dengan aneka ragam bonus gratis untuk memikat konsumen baru, karena saat ini ponsel sudah menjadi kebutuhan bahkan sampai pelosok desa.

Tips akses internet broadband gratis. Kiat hemat menggunakan akses internet. Paket telepon gratis dan paket sms gratis operator seluler.

Apakah semua itu benar-benar dilakukan untuk memanjakan konsumen? Belum tentu. Contohnya koneksi internet dengan kartu GSM yang akan menurun kecepatannya setelah kuota habis. Atau nelepon gratis akan diberikan setelah terlebih dahulu melakukan panggilan dengan jumlah rupiah tertentu. Belum lagi waktu dan jam yang diberikan biasanya tengah malam jika mau nelepon gratis.

Jenis paket yang diberikan juga sangat membingungkan. Bayangkan, hampir semua operator seluler yang mempunyai banyak jenis paket yang harus dipilih. Jika mau nelepon murah, tarif sms dinaikkan, begitu juga sebaliknya. Konsumen yang masih awam soal cara registrasi atau pendaftaran paket dan minim informasi sangat dirugikan. Apalagi keterangan jelas dan lengkap hanya bisa diperoleh di situs resmi masing-masing operator seluler.

Sebagai konsumen sebaiknya harus lebih waspada, karena semua fasilitas gratis itu mempunyai syarat dan ketentuan yang biasanya ditulis dengan huruf kecil di iklan media cetak. Jangan sampai terjebak iklan yang selalu menyesatkan dan penuh janji semanis madu. Usahakan mengunjungi situs operator seluler untuk melihat keterangan yang lebih detil. Dan saya jamin juga akan tetap membingungkan.

Bagaimana pun juga, segala hal yang bersifat gratisan tidak akan memberikan kualitas dan mutu pelayanan yang bagus. Hanya sebagian kecil operator saja yang (mungkin) rela merugi di saat awal demi menjalankan promosi untuk memikat konsumen. Istilah "teliti sebelum membeli" masih harus selalu diterapkan. Tarif yang transparan, terjangkau, jujur dan tidak menyulitkan konsumen masih jadi harapan. Semoga akan terwujud.
.
Share/Bookmark

0 comments:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails